Headlines News :

Latest Post

Showing posts with label Otobiographi Valentino Rossi. Show all posts
Showing posts with label Otobiographi Valentino Rossi. Show all posts

Fokus Rossi 3M | Siapa telah dikalahkan Rossi?

Written By gang on Wednesday, June 13, 2012 | 11:31 PM


Rossi lovers,

Dengan terpuruknya rossi di tahun kemarin dengan hanya menduduki satu podium, bagi para fans tentu ini menyedihkan apalagi buat Valentino sendiri, lebih menyedihkan.

Tapi kita harus ingat, pada musim 2011 Ducati belum kompetitif karena tim ducati ikut campur tangan dalam set up motor Rossi dan tim Ducati juga tidak mao memberikan data kepada jeremy burgess, dan tidak mengikutsertakan jeremy burges dan timnya dalam mengembangkan Ducati GP11. Sehingga terjadi keretakan di dalam tim ducati dan tim jeremy burges. Yang menjadi perantara hanyalah Valentino Rossi dan tentu saja Rossi sudah melihat gelagat ketidakkerjasamanya antara tim ducati dan tim jeremy burgess sehingga dia berniat memperbaiki.

Dengan campur tangan tim ducati dalam set up motor membuat rossi binggung. Karena set up latihan bebas I, latihan bebas II, latihan bebas III, sesi kualifikasi, sesi warm up, sesi race tidak pernah sama settingannya dan selalu berubah-ubah. sapa yang ga binggung dengan format kerja seperti itu? Mereka utak - atik semuanya. Bukan dengan sistem kerja kalo sudah bagus, jangan di sentuh atau di ubah. Yang di ubah hanya bagian yang belum benar saja.

Dan tahun 2011 juga merupakan akhir 800cc sehingga otomatis pikiran Ducati dan Rossi terpecah karena perlu mengembangkan motor 1000cc juga untuk tahun 2012.

Pada awal tahun 2012, Ducati GP12 masih belum ada perubahan sama sekali, masih seperti dulu dan suka ikut campur tangan dalam setting motor, membuat rossi marah besar. Rossi ingin memperbaiki kerja sama antara tim ducati dan tim jeremy burgess.

Dengan kemarahan rossi, akhirnya masalah internal ducati dan tim jeremy burgess pun terselesaikan, jadi kalo di hitung-hitung, perkembangannya 100 % di serahkan ke Rossi dan Jeremy Burgess, itu baru mulai berjalan dari seri ke 2 jadi baru 4 seri tapi sudah kelihatan kemampuan Rossi dan Jeremy Burgess dalam mengembangkan Ducati Gp12.

Sekarang yang di tunggu adalah perubahan paket mesin yang akan di bawakan oleh Fillipo Preziosi yang di gunakan pada saat seri laguna seca di amerika serikat pada bulan juli. Jadi kita lihat saja nanti.

Orang yang baru nonton MotoGP masih sering meragukan Kemampuan membalapnya Rossi? Tapi mereka ga pernah berpikir bahwa di masa lalu, rossi sudah pernah mengalahkan semua pembalap yang terkenal maupun tidak terkenal tapi menjadi terkenal karena di kalahkan rossi seperti Sete Gibernau, Toni Elias, Marco Melandri, Loris Capirossi, Max Biaggi, Alex Barros, Nick Hayden, Troy Bayliss, Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo dan Casey Stoner.

Jadi Bagi rider yang ga terkenal tapi habis bertempur dengan Rossi dan dikalahkan Rossi terus menjadi terkenal harusnya berterima kasih dan menaruh respect terhadap Rossi.

Sudah pasti Rossi tidak perlu membuktikan diri mengalahkan siapa - siapa lagi. Rossi hanya perlu fokus mengembangkan Ducati dan Mengalahkan Ducati dan Memperoleh Gelar bersama Ducati.

Kerjaan Rossi cuma 3M :

- Mengembangkan Ducati
- Mengalahkan Ducati
- Memperoleh Gelar bersama Ducati

Jadi untuk sirkuit silvestone ini kalo Ducati bisa berkompetitif di trek kering (paling bagus adalah podium tentunya) karena bagi rossi 0.7 detik bisa bersaing di barisan depan dan 0.5 detik bisa memenangkan pertandingan. Hanya rossi seorang yang bisa memenangkan pertandingan dengan gap segitu. Oleh sebab itu bila ducati kompetitif di silvestone maka saya rasa dan yakin kedepannya, rossi akan terus podium dan memperoleh gelar bersama Ducati dan bertahan di ducati tentunya bahkan bisa jadi pensiun di ducati.

Ini hanya analisa ane dari orang umum yang fans pada Rossi, dan tidak ada maksud yang tidak baik. Bila ada kata-kata yang tidak berkenan, jangan di ambil hati.


Rossifumi Gambatte



Skill dan Mind Games Rossi

Written By gang on Tuesday, June 12, 2012 | 8:43 PM


Rossi Lovers,

Valentino Rossi merupakan seorang pembalap yang sempurna, seakan - akan satu paket sudah di borong ama dia. Dia mempunyai skill dalam teknisi, mengembangkan motor, gaya balap yang khas dan bisa mengubah gaya balap ke motor dalam beberapa detik, mind games dan psy war, mental yang kuat, dan  entertainer sejati di motogp, ga ada yang bisa menyamai seorang Valentino Rossi sampai sekarang. Berikut ada sedikit ulasan tentang juara dunia kita ini.

Fitur utama dari skil balap Rossi sesungguhnya terletak pada kemampuannya memadukan teknik dengan gameplan balapan. Soal teknik, Rossi mungkin salah satu pembalap yang paling lengkap saat ini. Bahkan melebihi banyak pembalap yang mampu membalap secara textbook, Rossi sesungguhnya membuat sejumlah inovasi yang membuatnya sanggup melaju sangat kencang dan mengalahkan para seteru-nya.

Salah satu teknik yang bisa disebut adalah kemampuan melakukan underbreaking yang sangat tajam, tanpa harus kehilangan jalur racing line yang benar (apex di tikungan). Kemampuannya ini memberinya keuntungan fast-in-fast out pada tikungan-tikungan, khususnya yang membutuhkan kecepatan rendah dan menengah. Inilah skill yang digunakan Rossi untuk meladeni pembalap-pembalap yang berani late-late braking, maupun mereka yang agresif di tikungan.


Rossi bukan pembalap yang senang melakukan sliding, meskipun doi memiliki teknik rear-wheel-steering di atas rata-rata.Ini memberi keuntungan ketika balapan menjelang akhir. Rossi jago menghemat ban sehingga bisa dog-fight pada saat-saat dibutuhkan. Kenyataan ini sangat jelas pada tahun 2009 , misalnya, saat Rossi harus bertarung habis-habisan dengan Lorenzo di lap-lap akhir balapan. Jelas keuntungan ini tidak dimiliki oleh pembalap hebat lainnya, khususnya yang hanya mengandalkan late-braking ataupun agresivitas saat dog-fight.

Di samping soal teknik balap, kelebihan Rossi adalah intelegensi balap. Rossi, di atas rata-rata pembalap MotoGP lainnya, biasa membayangkan situasi balapan secara cermat sembari membetot gas atau rebahan. Dengan demikian, keunggulannya dalam balapan terhadap pembalap lain seringkali bukan disebabkan oleh keunggulan relatif motornya. Terkadang motornya setara atau sedikit lebih inferior dari motor rival-rivalnya. Namun ia mampu memenangkan balapn berbekal eksekusi gameplan yang apik dan mind game yang ciamik.
Dalam lintasan balap keuntungan itu dapat dilihat dalam berbagai bentuk. Bisa kita lihat misalnya, Rossi mampu melewati beberapa pembalap hanya dalam satu lap. Atau yang bikin lebih geleng-geleng lagi, terkadang ia melewati 2-3 pembalap MotoGP hanya dalam beberapa tikungan yang berurutan.

Melewati pembalap lain harus dibedakan dari memperpanjang jarak. Kompleksitas teknis dan mental sangat rumit sehingga seringkali kita temukan pembalap bisa dengan cepat menyusul pembalap lain, namun struggling untuk melewatinya. Untuk aspek ini, Rossi tidak mengalami kesulitan berarti, malah boleh dibilang dialah ahlinya.

Keuntungan lain dapat terlihat saat Rossi memenangkan balap secara tipis di akhir balapan. Atau saat Rossi terlihat bertarung ketat di pertengahan balap, lalu tiba-tiba ngacir tak terkejar saat balapan kurang dari 5 putaran. Semua itu bukan kebetulan, sebab Rossi sudah merancang dalam kontruksi mental yang kita sebut game plan tadi.

Pertama-tama Rossi misalnya mengajak pembalap lain beradu drag dan salip-salipan. Semua itu sengaja dilakukan untuk menghabisi ban lawannya. Lalu di akhir balapan, lawannya keteteran dan tertinggal. Bagi yang mampu bertahan dengan kondisi bannya, Rossi tinggal adu “stang” dalam pengertian menaikkan level pertarungan pada akhir balapan. Tidak jarang Rossi menang di 1-2 tikungan akhir setelah salip-salipan di sepanjang 2 lap sebelumnya.

Rossi : Kenapa saya memilih nomor 46 ?

Written By gang on Tuesday, May 15, 2012 | 12:55 AM





Rossi Lovers,

Ada yang tau ga kenapa rossi memilih nomor 46 pertama kalinya ?

Berikut tanggapan juara tujuh kali motogp valentino rossi :

"Nomor 46 yang kupakai kali pertama kudapatkan ketika aku ikut balapan minibike. wkt itu aku satu tim dengan dua teman lain, marco dan maurizio pagano, yang datang dari gateo a mare. mereka adalah dua bersaudara yang dengan baik hati meminjamkan motor aprilla 125 kepadaku - motor yang kupakai mengawali karirku di misano. Kami bertiga kebetulan memakai motor yang sama (46) karena kami berlaga di tiga kategori balapan yang berbeda.


Mereka berdua sangat mengidolakan negeri jepang sekaligus para pembalap negeri itu. suatu hari, kami sangat terpesona waktu melihat salah seorang pembalap di grand prix jepang. ia begitu hebat karena mampu melakukan gerakan-gerakan yang mendebarkan, bahkan terlihat sangat berani. dia kebetulan memakai 46 waktu itu. sejak saat itulah kami mulai memakai nomor 46, yang tetap aku pertahankan hingga kejuaraan di italia, kemudian menyusul di eropa juga. Namun, saat aku benar- benar telah menjadi juara dunia, aku di tawari untuk memilih nomorku sendiri.

Aku baru sadar kalo nomor 46 adalah nomor yang di pakai ayah saat beliau menjuarai Grand Prix Morbideli 250cc tahun 1979. Tahun yang sama saat aku dilahirkan. Karena itulah aku kemudian memutuskan untuk memakai nomor tersebut. Bagiku, nomor itu adalah lambang karirku juga bagian dari hidupku. Nomor itu benar - benar melambangkan perjalanan hidupku yang hebat sekali.

Itu mengingatkanku akan awal dari semuanya. Saat ketika aku mesti memutuskan untuk memilih roda empat ato roda dua ? Go-kart ato sepeda motor? Aku memutuskan untuk memilih roda dua sepeda motor. Aku memilih untuk mencoba aprilia 124, lalu aku mulai berlaga. dan aku terus berlaga.

Kemenangan pertamaku berhasil menghilangkan ketakutan kedua orangtuaku. Dan kemenangan keduaku berhasil menghilangkan rasa kurang percaya diriku.

Di sekolah aku termasuk pintar, dalam banyak hal lainnya aku juga tak mengalami masalah. Namun, hal yang paling kuinginkan adalah ikut balapan. Melaju Kencang dan Sangat Kencang. Itulah Pilihan Hidupku.

Bayangkanlah kalo aku dulu tidak pernah ikut balapan motor. Pasti semua jadi lain ceritanya. Bayangkan sekali lagi kalo aku sama sekali tidak pernah mencobanya."

Jadi rossi lovers, apa jadinya coba kalo rossi tidak memilih sepeda motor dan nomor 46 menjadi nomor kebanggaan nya....maka tidak akan ada fan 46 club rossi lover  sebanyak ini.. dan dunia motogp akan sangat sangat sangat kehilangan seorang pembalap besar, genius, Briliant, Sempurna seperti Valentino Rossi.

Rossifumi Gambatte

Biography Valentino Rossi VR46

Written By gang on Monday, May 14, 2012 | 9:10 PM


Siapa yang tidak kenal pembalap satu ini? Valentino Rossi " The Doctor"

Satu satunya pembalap motogp yang namanya tidak perlu disebut dan tidak butuh "introduction" untuk mengenalnya.

Walaupun begitu, tidak ada salahnya kita membahas siapa, bagaimana, dan mengapa dari seorang legenda hidup motogp.

Valentino rossi, pembalap professional kelas motogp yang menjadi juara dunia 9 kali ( 1x 125 cc + 1x 250cc dan 7x motogp ) di 4 kelas dan 3 motor yang berbeda.

Terlahir sebagai anak tunggal dari pasangan graziano rossi dan stefania palma di kota urbino pada 16 februari 1979 di italia.

Graziano sendiri adalah pembalap yang terbilang sukses pada eranya di tahun 70an. Hal ini menjadikan vale dekat dengan atmosfer balap dan otomotif.

Perceraian orang tuanya menjadikan dia anak yang aggresive dan suka dengan peraturan, well, suka melanggarnya maksudnya.

Tavuilla, kota berjarak 1,5 jam dari tempat dimana dia dilahirkan, adalah kota kecil tempat vale tumbuh besar.

Dimana ada satu jalan berkelok kelok dan dibatasi tebing dan jurang curam langsung menghadap ke laut, disitulah tempat vale sering memacu skuternya, dengan menghiraukan bahaya yang menunggu di depannya.

Kecelakaan dan cedera yang dialaminya di jalan itu bukan malah mengurungkan niatnya dan membuatnya trauma, hal itu malah menjadikannya semakin penasaran untuk menaklukkan jalan itu.

Insting seorang pembalap.


TERLAHIR UNTUK MEMBALAP

vale memperlihatkan bakatnya membalap di umur 10 tahun.
Pada tahun 1989 dia memulai bakat bejek gasnya di balapan gokart.
Dimana untuk anak seusia dia, yang seharusnya asik dengan mainannya, vale malah lebih menghabiskan waktunya dengan motor balap sungguhan di paddock pembalap terkenal pada era itu, luca cadalora dan loris reggiani.

Sayangnya, walaupun di awal vale terlihat sangat tertarik dengan balapan roda empat dan memang punya bakat disana, stefania sangat khawatir dengan keselamatan anaknya, dan juga graziano, sang ayah tidak sanggup untuk membiayai financialnya di balapan tingkat lanjut roda empat.

Akhirnya vale memutuskan untuk mencoba roda dua yang lebih "murah" dan "aman", balap motor.
Di tahun 1992, vale menjadi juara minimoto tingkat regional di italia.
Tahun - tahun berikutnya sukses kembali datang silih berganti,
dari juara ke 3 di tahun pertamanya di italian sports production championship, kemudian menjuarainya setahun kemudian,
dan tahun berikutnya dia menjadi juara tidak hanya di regional, tetapi juga nasional, italia di tahun 1993

LAHIRNYA LEGENDA BARU


setelah kesuksesannya di tingkat nasional, vale mulai memamerkan bakatnya di tingkat dunia. Di balapan para raja, balapan pioneer di jagad raya, motogp.

Memulai karir sebagai pembalap aprillia di motogp kelas 125 cc sebagai rookie di malaysia, vale hanya berhasil juara setelah seri ke 11 di czech grand prix pada tahun 1996.
Tapi dari sini semuanya dimulai...

Di tahun berikutnya, 1997, vale menjadi juara dunia motogp kelas 125cc setelah menjuarai 11 race dari 15 race yang ada (13x podium)

1998, sang legenda beranjak dewasa, maka dia pindah ( masih bersama aprillia ) ke kelas yang lebih tinggi, kelas 250cc, kelas yang dapat mengubah segalanya, masuk ke motogp atau tereliminasi selamanya.
Pada tahun pertamanya vale berhasil menjadi runner up di akhir klasemen setelah 5 kemenangan dan 9 podium dia koleksi sampai akhir musim.

Merasa kurang puas, vale tetap bertahan tahun berikutnya, tahun 1999 masih bersama aprillia, dia menjadi juara dunia kelas 250cc dengan mengoleksi 9 kemenangan dan 11 podium.

KELAS PARA RAJA!

Atas bakat dan pencapaiannya, dia menarik honda untuk meminangnya menjadi salah satu pembalapnya. Jeremy burgess adalah orang pertama yang sadar akan bakat vale saat itu. Beliau meyakinkan honda bahwa menyatukan valentino rossi dan nsr500 akan membawa sukses. Saat itu honda juga sedang kesulitan mencari pengganti michael doohan yang pensiun mendadak setelah cedera parah karena kecelakaan.

Akhirnya dengan berbekal honda nsr 500 di tim nasstro azzuro honda, vale langsung menjadi perhatian dunia setelah menjadi runner up di musim pertamanya di motogp! Walaupun membutuhkan sampai 9 seri baginya untuk memperoleh juara pertamanya di kelas para raja, yaitu di gp inggris. Tapi dia langsung menempatkan namanya di urutan kedua, di bawah juara dunia saat itu, kenny roberts jr.

THE NEW KING

tahun 2001, disini segalanya dimulai, dimana vale sudah mengenal dengan baik motor 500 cc miliknya menjadikannya momok bagi semua pembalap saat itu,
bersaing dengan rival beratnya saat itu, max biaggi, yang mana lebih duluan merasakan atmosfer kelas tertinggi motogp, vale malah menjuarai 11 seri dan berhasil naik podium sebanyak 13 kali dari 16 race.
Sang legenda mulai menampakkan taringnya.

ERA BARU MOTOGP

Pada tahun 2003, segalanya berubah, mesin 4 tak mulai diperkenalkan, walaupun begitu mesin dua tak masih diperbolehkan untuk berkompetisi di tahun ini.

Valeadalah juara dunia pertama yang menggunakan mesin ini sekaligus untuk menjadikannya juara dunia dengan dua mesin berbeda pertama dalam sejarah.

Hal hal indah terus berlanjut sampai pada pertengahan tahun 2004 banyak gosip yang mengatakan kalau ducati dan rossi akan segera bersatu. Namun secara mengejutkan dia mengungumkan di akhir musim 2003, bahwa dia akan pindah ke yamaha, yang mana adalah motor yang merupkana kelas dua di saat itu.
Walaupun begitu, tak banyak berubah, vale meraih gelar juara dunianya yang ke 4 di tahun 2003.

JUARA DUNIA 3 MEREK BERBEDA

Kepindahannya tahun 2004 mengejutkan sekaligus membuat banyak pihak ragu akan dirinya,
namun vale tetaplah vale, pada musim pertamanya di yamaha, dia langsung menjuarai seri pertama di welkom afrika selatan dan merupakan awal dari segalanya,
di yamaha tahun 2004 dan 2005 valemeraih 2 gelar sekaligus, yakni menjadi juara dunia dengan 3 merek motor berbeda ( aprilia, honda, yamaha ) di 2004 dan juara dunia 5 kali berturut - turut di 2005!
Pada dua tahun tersebut, sete gibernau adalah musuh utamanya.

COBAAN VALENTINO ROSSI TAHUN 2006 - 2007

Petaka dimulai di tahun 2006, dimana yamaha gossip vale akan berpindah haluan ke balapan roda empat oleh ferrari yang sangat tertarik akan dirinya mencuat di media massa dan elektronik.
Hal ini disebabkan vale didapati sedang asik mengendarai mobil f1 tim scuderria ferarri pada saat itu.

Terlalu asik dengan f1, vale "melupakan" tunggangan utamanya yamaha yzr m1 kala itu,
alhasil vale banyak mendapat masalah ketika musim baru dimulai, terutama bagian belakang motornya, yang umumnya dinamakan "chattering"
tahun ini untuk pertama kalinya selama 5 tahun berturut turut vale kehilangan gelar juara dunianya, yang saat itu dimenangkan oleh bekas teammate nya di honda, nicky hayden yang tampil sangat konsisten di tahun itu.
Sempat ada asa untuk vale tetap menjadi juara dunia ketika nicky hayden dijatuhkan oleh rekan satu timnya, dani pedrosa di seri portugal sirkuit estoril.
Hal ini memotong poin klasemen untuk vale dan nicky semakin mendekat.
Di seri terakhir, valencia ( spanyol ) seri dimana motornya sudah lebih baik, valentino bisa saja meraih juara dunianya yang ke 6, namun sangat sayang sekali, valentino harus terjatuh di awal race dan memupuskan harapannya menjadi juara dunia padahal dia hanya tertinggal 1 poin saja.

Pada tahun 2007, petaka berlanjut seiring dengan perubahan regulasi kapasitas mesin dari 990cc ke 800cc.
Ducati yang saat itu sudah termasuk tim papan atas melakukan segalanya dengan sangat baik. Tim ini melalui tahun 2007 dengan super, dimana motor desmocedici gp7 milik mereka dipasangkan dengan casey stoner dan ban bridgestone menjadikan tahun 2007 milik mereka sepenuhnya

kecepatan dan akselerasi ducati gp 7 di trek lurus menjadikan segalanya sangat mudah bagi casey stoner menjuarai 10 seri.
Bahkan di akhir klasemen, valentino rossi harus menerima posisi 3 setelah dikalahkan dani pedrosa di akhir seri.
Ini merupakan pencapaian terburuk valentino rossi kala itu dengan 4 kali kemenangan seri dan 241 poin sejak tahun 2000.


VALENTINO ROSSI KEMBALI MENJADI PEMENANG PADA TAHUN 2008

Tahun 2008 adalah satu dari puluhan kenangan manis bagi valentino, dimana ia meminta michelin digantikan oleh bridgestone yang dikabulkan oleh pihak yamaha. Bahkan pembalap lain mulai mengikutinya diawali oleh dani pedrosa.

Diawali oleh niat vale untuk kembali menjadi raja di tahun ini, vale mengatakan, untuk mengalahkan stoner, aku butuh start 30 detik di depannya, atau menembaknya dari awal.

Hal ini menjadikan konsentrasi vale ketika qp menjadi poin utama. Dia tidak ingin melepaskan stoner di awal race dimulai.
Kata - katanya terbukti, valentino mengalahkan stoner tahun ini dengan mempermainkan emosi stoner di laguna seca, satu momen yang akan selalu dikenang para pecinta motogp. Race ini di beri titel "man vs machine" oleh penggemar motogp.

Taktik Vale untuk menempel Stoner semenjak lampu start dimatikan, membuat Stoner menjadi kalang kabut.
saking hebatnya Vale dalam mempermainkan emosi lawan, Stoner akhirnya harus menyerah dalam hal mental dan sering terjatuh, yang mana menjadikan Vale meraih titelnya yang ke 8 sekaligus meraih rekor peralihan poin terbanyak saat itu, 373 poin dengan menang 9 kali dan podium 16 kali dari 18 seri ( dipatahkan oleh Jorge Lorenzo, 2 tahun berikutnya, di 2010 )

MUSUH DI DALAM SELIMUT

Keputusan Yamaha untuk menggaet juara dunia 250 cc, Jorge Lorenzo membawa angin segar untuk persaingan di kelas motogp.Lorenzo ternyata bukan pembalap sembarangan, setahun di Yamaha dia langsung menunjukkan talentanya, walaupun pada saat itu jiwa muda dan nafsu menangnya mengalahkan bakatnya. Dia sering sekali terpelanting baik di sesi latihan maupun lomba. Karena inkonsistensinya lah dia belum banyak berbicara di akhir klasemen 2008.

Segalanya berubah di tahun 2009, Lorenzo mulai mengancam mahkota sang raja. Menyadari hal ini, Valentino tidak tinggal diam, segala upaya dan kerja kerasnya dalam membangun M1 dan diaplikasikan ke motor Lorenzo membuatnya gerah,
Tahun ini Lorenzo menjadi pesaing utamanya, dan dia tidak ingin si anak baru dengan mudah mengalahkan ambisinya merebut gelar juara dunia yang kesembilan kalinya. Akhirnya dia memutuskan tidak akan membagi sedikit pun data nya ke Lorenzo, bahkan dia meminta dinding pemisah di paddock Yamaha.

Taktiknya berjalan lancar. Duel dengan Lorenzo bukan masalah sulit untuknya, tahun ini pun sang legenda mempertahankan mahkotanya sekaligus menjadikannya juara dunia 9 kali.

BENCANA TERBESAR

Vale mendapat cobaan terberat dalam karirnya di motoGP 2010.
ketika latihan dengan motor motocrossnya, dia terjatuh dan mematahkan tulang selangkanya dan kelingkingnya. Tidak hanya disitu, pada balapan kandang di sirkuit favoritnya, Vale terjatuh di sesi latihan dan mematahkan tulang kring kaki kanannya. Hal ini membawa kesedihan besar bagi para Fansnya, dan utamanya MotoGP, dimana rating televisi dan jumlah penonton menurun drastis.

Vale kehilangan 4 seri di tahun ini, namun ini adalah awal dari segala akhir mimpi buruknya. Dia kembali dan mulai mengacak ngacak barisan depan perebutan juara dunia, meski harus puas untuk duduk di peringkat 3 di akhir klasemen. Tahun ini Vale menang sebanyak 2 kali dan podium sebanyak 10 kali.
Bukan hasil yang buruk mengingat kecelakaan itu. Jorge keluar sebagai juara dan melenggang bebas menjadi pembalap utama Yamaha setelah sebelumnya, Vale mengeluarkan ancaman ke Yamaha : "Pilih saya atau Jorge"
Yamaha memilih Jorge, dan Vale menyatakan berita dirinya yang sangat mengejutkan dunia, PINDAH KE DUCATI. ( 15 Agustus 2010 )

THE ITALIANO TEAM

Kepindahannya ke Ducati membawa dampak besar bagi sejarah balap motor. Dia menjadi headline utama di setiap pergerakannya di Ducati.
Sampai saat ini, belum ada hasil baik yang ditunjukkannya di Ducati. Bahkan segala perubahan dan rencana yang dia terapkan hanya membawanya podium ke 3 satu kali di balapan Le Mans, Prancis.

Kerumitan rangka dan keliaran Ducati Desmocedicinya di tikungan mematahkan talenta besarnya sebagai pembalap.
Bahkan ekspetasi besar para Fans setianya pun sampai tulisan ini dipostkan belum menemui titik terang.

Namun jangan pernah lupa, dia adalah Valentino Rossi, pembalap satu satunya di muka bumi yang menjadikan MotoGP bukan tontonan membosankan. Pembalap yang dilahirkan untuk mendedikasikan dirinya seutuhnya di olahraga ini, pembalap yang mengerti dan mencintai fansnya. Pembalap yang tidak akan menyerah sampai kapanpun untuk memenuhi hasrat para fansnya melihatnya kembali ke puncak.

FORZA VALE, WE WILL ALWAYS BELIEVE IN YOU


 

Copyright © 2012. Valentino Rossi 46 - All Rights Reserved